5 Spesialisasi dalam Animasi

Character Animation 

Animasi karakter merupakan sebuah cabang khusus animasi. Animasi karakter semacam yang Anda lihat dalam film kartun. Animasi ni berbeda dengan animasi lainnya, misalnya grafik bergerak animasi logo yang melibatkan bentuk organic yang komplek dengan penggandan yang banyak, gerakan yang herarkis. Tidak hanya mulut, mata, muka dan tangan yang bergerak tetapi semua gerakan pada waktu yang sama.

Animasi karakter biasanya digunakan dalam film kartun berbasis 3 dimensi, oleh karena itu ada juga yang menyebutnya sebagai animasi 3D. Pada animasi ini setiap karakter memiliki ciri dan gerakan yang berbeda tetapi bergerak secara bersamaan. Dalam pengerjaannya, animasi jenis ini sangat mengandalkan komputer, hanya pada permulaan saja menggunakan teknik manual, yaitu pada saat pembuatan sketsa model atau model patung yang nantinya di-scan dengan scanner biasa atau 3D Scanner. Setelah itu proses pembuatan objek dilakukan di komputer menggunakan perangkat lunak 3D modelling and animation, seperti Maya Unlimited, 3ds max dan lain sebagainya. Setelah itu dilakukan editting video, penambahan spesial efek dan sulih suara menggunakan perangkat lunak terpisah. Bahkan ada beberapa animasi dengan teknik ini yang menggunakan alam nyata sebagai latar cerita animasi tersebut. Contoh animasi dengan teknik ini adalah Film yang berjudul Finding Nemo, Toy Story dan Moster Inc.

 

 

 

Modeling

Adalah proses pembuatan model objek dalam bentuk 3D di komputer. Model bisa berupa karakter (makhluk hidup), seperti manusia, hewan, atau tumbuhan; atau berupa benda mati, seperti rumah, mobil, peralatan, dan lain-lain. Model harus dibuat dengan mendetail dan sesuai dengan ukuran dan skala pada sktesa desain/model yang telah ditentukan sebelumnya sehingga objek model akan tampak ideal dan proporsional untuk dilihat.

 

Rigging

Dalam pembuatan animasi 3D terdapat proses yang disebut rigging. Rigging adalah metode pemberian atau pemasangan tulang pada karakter animasi agar bisa digerakkan. Tetapi jika dalam animasi 3D sebuah model karakter 3D tidak menggunakan rigging, apakah model karakter 3D tersebut dapat digerakkan dan dapat membuat sebuah gerakan. Ada beberapa faktor yang mempengaruhi karakter 3D yang menggunakan rigging dan tidak menggunakan rigging. Untuk itu dibuatlah penelitian pada karakter 3D yang menggunakan rigging dan tidak menggunakan rigging. Penelitian ini menggunakan sepuluh karakter dan beberapa gerakan sebagai bahan pengujian. Metode pengujian yang digunakan terdiri dari jumlah keyframe yang dipakai dalam membuat sebuah gerakan, jumlah objek yang diberikan keyframe dan waktu yang dibutuhkan dalam membuat sebuah gerakan. Hasil dari pengujian membuktikan bahwa karakter yang menggunakan rigging dapat membuat proses animating menjadi lebih efektif.

 

Simulasi

Simulasi Visual adalah 3D visualization atau video animasi 3D yang mewujudkan gagasan secara visual untuk memecahkan suatu masalah yang sesuai dengan kebutuhan. Dalam mengomunikasikan gagasan diperlukan kemampuan  memvisualkan materi informasi agar menjadi sarana komunikasi yang lebih mudah tersampaikan dan dicerna.

 

Special Effect

Special Effect merupakan teknik kamera yang membuat ilusi pada pikiran penonton, contoh pada umumnya mengunakan teknik rear-screens projections atau gambar yang berada di belakang aktor, objek miniatur yang terlihat ukurannya sesuai dengan aslinya, dan teknik animasi yang membuat mahluk terlihat realsitis. Biasanya, teknik ini dibuat pada film horor, film ruang angkasa, dan film-film yang sangat sulit untuk pengambilan gambar.